Music

Rabu, 08 Oktober 2014

George Harrison

 George Harrison MBE (lahir di Wavertree, Liverpool, Inggris, 25 Februari 1943 – meninggal di Los Angeles, Kalifornia, Amerika Serikat, 29 November 2001 pada umur 58 tahun) adalah musisi, penyanyi, penulis lagu dan produser film Britania Raya.
Ia paling dikenal sebagai gitaris grup musik The Beatles. Dikenal sebagai Beatle yang Pendiam (Quiet Beatle), George Harrison merupakan seorang penulis lagu yang dibayang-bayangi oleh dua orang musisi besar yang seringkali membuat orang tidak banyak yang memandang bakatnya di dunia musik.
Lagu-lagu yang ditulis dan diciptakan oleh George Harrison seperti "Something" dan "While My Guitar Gently Weeps" dianggap sebagai beberapa dari adikarya The Beatles.Album solo perdana George Harrison yang berjudul All Things Must Pass memperlihatkan kemampuannya yang baik dalam mengeksplorasi tema-tema spiritual dengan komposisi melodi yang bervariasi. Harrison memperkenalkan The Beatles dan generasi yang besar pada tahun 1960-an kepada spiritualisme timur.

Masa kecil

George Harrison lahir di Wavertree, Liverpool pada tanggal 25 Februari 1943. Keluarganya terdiri dari ayah yang bekerja sebagai supir bus bernama Harold Harrison, ibu bernama Louise 2 kakak laki-laki dan 1 kakak perempuan. Seperti kebanyakan remaja lainnya ketika itu, George remaja menyukai rock n roll dan musik skiffle. Pada usia 14 tahun, ia membeli gitar pertamanya yang berharga £3.
Saat sedang bersekolah di Liverpool Institute ia berteman dengan Paul McCartney. Bersama abangnya, Pete dan teman bernama Arthur Kelly, George membentuk grup musik skiffle yang tidak berumur panjang bernama The Rebels. Karena kemampuan bermain gitarnya yang baik, Paul McCartney mengajaknya bergabung dengan The Quarrymen, grup musik rock yang dibentuk oleh John Lennon. Awalnya, John tidak menginginkan George bergabung, namun setelah George mendemonstrasikan permainan musik berjudul Raunchy (karya Bill Justis), John mengizinkannya masuk. George menjadi gitaris utama The Quarrymen pada tahun 1958.

The Beatles

Setelah berganti-ganti nama grup musik, George Harrison dan ketiga orang lainnya, membentuk The Beatles pada bulan Agustus 1960. The Beatles menghibur di Hamburg dan di bawah arahan manajer Brian Epstein mulai mengembangkan gaya bermusik dan keunikan tersendiri. Bermain musik di luar negeri dan di The Cavern Club membuka jalan The Beatles di dunia musik.
Sebagai penulis lagu, George Harrison dibayang-bayangi oleh Lennon-McCartney. Ketiganya berkolaborasi menciptakan lagu dalam album Revolver — "Taxman," "I Want to Tell You," dan "Love You To" — kontribusinya yang paling banyak dalam satu album. Lagu lain yang terkenal "Here Comes the Sun" dan "Something," sisi-A pertamanya bersama Beatles, keduanya muncul di album tahun 1969, Abbey Road.
Ciri khas musik George pada awalnya adalah rock and roll dengan lirik yang puitis. Ia memperkenalkan permainan gitar slide, Rickenbacker 12 senar dan suara unik dalam lagu tahun 1964, A Hard Day's Night. Harrison memperkenalkan the Byrds kepada Rickenbacker, sebaliknya mereka memperkenalkan sitar. Dengan komposer asal India yang bernama Ravi Shankar, George mulai berguru dan masuk ke dalam spiritualisme India. Ia memasukkan unsur sitar ke dalam lagu Beatles dan musik rock, contohnya "Norwegian Wood (This Bird Has Flown)," dari album tahun 1965, Rubber Soul. Dua tahun berikut, dalam Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band, ia kembali menuangkan permainan musik India berjudul "Within You Without You," komposisi sitar yang menjadi album eksperimental sekaligus kebebasannya. Setelah the Beatles berhenti mengadakan tur pada tahun 1966, George mulai menulis lagu-lagu yang dapat dikumpulkan dalam album sehingga ketika Beatles bubar, ia memasukkannya dalam album solo berjudul All Things Must Pass. Album yang dirilis pada tahun 1970 ini berisi hit nomor satu "My Sweet Lord".
Pada tahun 1969, ia berhenti dari sesi rekaman album The Beatles dan kembali lagi dua belas hari kemudian setelah negosiasi. Tahun 1969, ia membeli rumah di Henley-on-Thames bernama Friar Park.

Karier Solo

1970-an

Pada awal dekade 70-an, setelah lepas dari grup The Beatles, George Harrison mulai berkarier solo dengan memanfaatkan bakatnya dalam menulis lagu dan memainkan gitar. Lagu-lagu yang dirilis sebagai singel atau album, mendapatkan pengakuan dalam dunia musik. Sebelumnya, George Harrison juga telah menciptakan musik untuk soundtrack film Wonderwall (1968) yang berjudul Wonderwall Music dan juga musik religius Hindu dalam The Radha-Krishna Temple Album (1969).
Pada tahun 1970, ia merilis album yang berjudul All Things Must Pass. Album yang dirilis pada tahun 1970 ini berisi hit nomor satu My Sweet Lord. Lagu My Sweet Lord adalah rekaman pertama mantan anggota Beatles yang menduduki puncak tangga lagu.
George Harrison menggalang dana pada tahun 1971 dalam Concert for Bangladesh. Harrison mengundang Bob Dylan, Eric Clapton, Billy Preston, Ringo Starr, dan Leon Russell di depan 40.000 orang di Madison Square Garden, New York. Konser ini mengumpulkan dana sebesar $240,000 yang disumbangkan melalui George Harrison Fund for Bangladesh relief. Konser ini direkam dalam abum Concert for Bangladesh dengan hit kecil "Bangla Desh".

1980-an

Pada awal dekade 80-an, peristiwa pembunuhan John Lennon kembali mengingatkan George akan hubungan mereka saat masih bersama dalam The Beatles. Sebelumnya John dan George tidak pernah lagi bertemu sejak 1970-an, terlebih karena tulisan George dalam biografi I Me Mine (1979) sama sekali tidak menyebutkan jasa John Lennon dalam membantu George dalam karier musiknya sehingga hal itu menyinggung John Lennon. George menulis lagu "All Those Years Ago," untuk mengenang masa-masa The Beatles. Lagu ini disertakan dalam album Somewhere in England dan mencapai nomor 2 di tangga lagu.
Setelah pada tahun 1982 merilis Gone Troppo, George beristirahat dari dunia musik. Kehidupannya difokuskan kepada kegemaran akan balap mobil dan produksi film. Ia mendirikan perusahaan pembuat film bernama Handmade Films. Beberapa film yang telah dihasilkannya antara lain "Life of Brian" (1979), "Time Bandits" (1981) dan "The Missionary" (1982).
Ia kembali pada tahun 1987 dengan merilis album Cloud Nine. Album ini mendapatkan platinum dan melambungkan hit nomor satu "Got My Mind Set on You". Menjelang akhir 1980-an, George Harrison semakin aktif bermusik. Ia menggandeng teman lamanya Jeff Lynne, Bob Dylan, Tom Petty, dan Roy Orbison untuk membentuk grup musik bernama Traveling Wilburys. Mereka menghasilkan album Traveling Wilburys Vol. 1 (1988) dan Traveling Wilburys Vol. 3 (1990). Pada tahun 1991, bersama Eric Clapton, Traveling Wilburys mengadakan konser di Jepang dan merilisnya dalam album "Live in Japan".

1990-an

Pada tahun 1995, George, Paul McCartney, dan Ringo Starr memproduseri 2 lagu baru Beatles, yaitu, "Free as a Bird" dan "Real Love" yang akan disertakan dalam film dokumenter dan album The Beatles Anthology. "Free as a Bird" dan "Real Love" memperdengarkan suara asli John Lennon yang direkam dalam kaset yang masih disimpan oleh Yoko Ono.
Pada tahun 1998, George menghadiri pemakaman Linda McCartney dan untuk kesekian kalinya setelah beberapa lama berpisah, tampil di depan publik bersama Paul dan Ringo. Pada tahun yang sama, George Harrison memberitahukan bahwa ia sedang menjalani perawatan kanker kerongkongan.

Kehidupan pribadi

Harrison menikahi seorang model bernama Pattie Boyd pada tahun 1966, tapi kemudian bercerai pada tahun 1971 dan tidak memiliki anak. Boyd kemudian menikah dengan sahabat Harrison, gitaris Eric Clapton, namun ketiganya masih berteman baik. Harrison menikah lagi pada tahun 1978 dengan orang Amerika bernama Olivia Trinidad Arias, karyawan yang bekerja di perusahaan rekamannya. Arias dan Harrison memiliki seorang putra yang bernama Dhani. Nama Dhani diambil dari dua not dalam tangga nada musik tradisional India.
Pada akhir tahun 1970-an, Harrison mendirikan sebuah perusahaan film Handmade Films, yang membuat film-film seperti Life of Brian (sutradara: Monty Python) dan Time Bandits (sutradara: Terry Gilliam).
Halaman Friar Park, tempat kediaman Harrison menjadi tertutup untuk umum setelah peristiwa pembunuhan John Lennon pada tahun 1980. Harrison sangat bersedih atas kematian Lennon, dan takut ada orang yang akan melukai dirinya dan keluarganya. Lalu, gerbang rumah tersebut dikunci dan pesan dilarang masuk dilampirkan. Pada Desember 1999, seorang pria menyusup masuk dan menikam Harrison dengan pisau, namun ia dan Olivia melawan kemudian memanggil polisi. Harrison sembuh dan pria yang menikamnya dikirim ke rumah sakit jiwa.

India dan Hindu

George Harrison melakukan perjalanan ke India pada tahun 1966 untuk belajar sitar dengan Pandit Ravi Shankar. Dalam pencariannya akan kebebasan personal, ia bertemu dengan Maharishi Mahesh Yogi, yang kemudian membuatnya berhenti menggunakan LSD dan mendalami meditasi. Pada musim panas tahun 1969, George Harrison menampilkan lagu spiritual berjudul "Hare Krishna Mantra" untuk Kuil Radha Krishna, London. Pada tahun yang sama, ia dan John Lennon bertemu dengan Swami Prabhupada, pendiri Hare Krishna Movement di Tittenhurst Park, Inggris. Tak lama setelah itu, ia mengikuti aliran Hare Krishna dan mulai menyatakan diri sebagai pengikut setia Krishna sampai akhir hayatnya. George Harrison juga adalah seorang vegetarian. Menurut Harrison "Melalui Hinduisme, saya merasa jadi orang yang lebih baik. Saya menjadi lebih bahagia dan lebih bahagia. Saya sekarang merasakan saya tidak terbatas dan saya lebih terkendali."
Pengalaman spiritual George Harrison tercermin dari lirik-lirik lagu yang mengandung ajaran Hindu. "Within You Without You" di album Sgt. Pepper merupakan musik India yang mengandung makna merealisasikan semua yang ada di dalam diri. Lagu "My Sweet Lord," Harrison menulis lirik yang berbunyi: "I really want to see you," "I really want to know you ... I really want to be with you..." dengan chorus "Hallelujah," lalu kalimat yang memuji Hare Krishna, Brahma, Vishnu dan Shiva (Maheswara). Harrison ingin menunjukkan bahwa suara puji-pujian di dalam Kristen dan Hindu cukup sama.

Musik

Karena selalu berada dalam bayang-bayang John Lennon dan Paul McCartney semasa di The Beatles, kontribusi George Harrison terhadap grup itu seringkali tidak diketahui. Namun permainan gitar yang ia ciptakan berhasil membuat warna lain untuk musik The Beatles. Ketika kreatifitasnya mulai berkembang, George Harrison juga mulai disegani sebagai penulis lagu hebat. Ia menciptakan beberapa lagu The Beatles yang paling dikenal seperti Something, Taxman, Here Comes the Sun dan While My Guitar Gently Weeps. Something terjual lebih dari 1 juta kopi ketika dirilis sebagai singel pada tahun 1969, mencapai urutan ke-4 di tangga lagu singel Britania Raya. Ia pula yang pertama kali memperkenalkan alat musik India ke dalam musik rock. Setelah The Beatles bubar, Harrison mantan Beatle pertama yang memiliki solo nomor 1 di Britania dan Amerika pada tahun 1971 berjudul My Sweet Lord.

Kematian

Pada tahun 1990-an, sebagai akibat dari kebiasaan merokoknya selama puluhan tahun, Harrison didiagnosa kanker tenggorokan. Penyakit ini berkembang menjadi kanker paru-paru, yang kemudian menjadi penyebab kematiannya pada tahun 2001. Keluarganya menerbitkan kalimat terakhir yang diucapkannya: "Segala sesuatunya dapat menunggu, namun dalam mencari Tuhan, tidak bisa menunggu dan juga cintailah sesama."
Pada peringatan satu tahun kematiannya, Paul McCartney, Ringo Starr dan teman-temannya yang lain berkumpul dalam Concert for George di Royal Albert Hall, London, yang hasilnya disumbangkan kepada Material World Charitable Foundation. McCartney dan Starr berkolaborasi dalam lagu "For You Blue," Eric Clapton dan Jeff Lynne membawakan "Here Comes the Sun," dan semua musisi bersama-sama menyanyikan lagu klasik George Harrison seperti "Something" and "While My Guitar Gently Weeps." Album Brainwashed, yang dikerjakan Harrison bersama putranya Dhani sebelum ia meninggal, dirilis pada tahun 2002. Pada tahun 2004 Harrison dinobatkan ke Rock & Roll Hall of Fame sebagai artis solo (the Beatles dinobatkan pada 1988), dan pada tahun 2009 EMI merilis Let it Roll: Songs by George Harrison, kompilasi karya-karya musiknya.

Ringo Starr

Richard Starkey, Jr, MBE (lahir 7 Juli 1940), lebih dikenal Artikel Baru nāma Panggung Ringo Starr, adalah Musisi Inggris, Penyanyi, Penulis lagu, Dan aktor Yang Meraih ketenaran di seluruh Dunia sebagai drummer The Beatles. IB sebagian Besar album Band, besarbesaran bernyanyi Vokal untuk Satu lagu, termasuk "Mencari Google Artikel Baru Bantuan Sedikit Bahasa Dari Teman SAYA", "Yellow Submarine" Dan menutupi mereka "Act Naturally". Ia juga menulis lagu-lagu The Beatles '"Jangan Pass Me By" Dan "Octopus Suami Garden", Dan dikreditkan sebagai co Penulis berbaring, seperti "What Goes On" Dan "Terbang".

Starr doa Kali menderita penyakit Diposkan Yang mengancam jiwanya selama Masa kecilnya, Dan sebagai akibat Bahasa Dari rawat inap berkepanjangan, Tertinggal scholastically. IB Tahun 1955, besarbesaran masuk Angkatan diakui pada saat terhutang Dan sebentar memegang Posisi Mencari Google Artikel Baru British Rail sebelum mengamankan magang di sebuah PRODUSEN PERALATAN Liverpool. Segera Penghasilan kena pajak ITU, besarbesaran menjadi tertarik iB skiffle Menggila Inggris, mengembangkan kekaguman KUAT untuk bergenre. IB Tahun 1957, besarbesaran dirikan Band pertamanya, Eddie Clayton Skiffle Group, Yang memperoleh beberapa PEMESANAN Lokal bergengsi sebelum modus Yang menyerah Mortality batu amerika and roll Less 1958.

Ketika The Beatles dibentuk iB Tahun 1960, Starr adalah anggota nama kelompok Liverpool berbaring, Rory Badai Dan Hurricanes. Penghasilan kena pajak sukses moderat Artikel Baru Band di Inggris Dan Hamburg, besarbesaran berhenti Badai Dan bergabung Artikel Baru Beatles Mortality Bulan Agustus 1962, menggantikan Pete Best. Starr memainkan Peran kunci Dalam, Film The Beatles 'Dan Muncul Dalam, Banyak, TOTAL. Penghasilan kena pajak Band break up Mortality Tahun 1970, besarbesaran telah merilis beberapa tunggal Yang sukses termasuk AS Nomor Empat hit "Ini Jangan Come Easy", Dan Nomor Satu "Photograph" Dan "Kau Sixteen". IB Tahun 1972, besarbesaran telah merilis tunggal Inggris memucat Sukses, "Kembali Off Boogaloo", Yang memuncak di Nomor doa. Ia mencapai Sukses Komersial Dan Kritis Artikel Baru nya 1973 album Ringo, Yang merupakan Sepuluh Rilis di atas Inggris Dan amerika Serikat. Ia telah tampil Dalam, sejumlah film yang dokumenter Dan tuan Acara Televisi. Dia juga diriwayatkan doa Musim Nuvifone bahasa Dari Anak-Anak Televisi seri Thomas & Friends Dan digambarkan "Mr Konduktor" selama Musim Nuvifone bahasa Dari Anak-Anak PBS Televisi seri Cemerlang Station Time. Sejak Tahun 1989, besarbesaran telah BERHASIL melakukan TUR Artikel Baru doa Belas Variasi Ringo Starr & All-Nya Starr Band.

Kontribusi kreatif Starr musik telah menerima pujian dari drumer seperti Phil Collins, yang menggambarkan dia sebagai "musisi besar", dan Steve Smith, yang berkomentar:. "Sebelum Ringo, bintang gendang diukur oleh kemampuan bermain solo dan keahlian popularitas Ringo membawa balik paradigma baru ... kita mulai melihat drummer sebagai peserta yang sama dalam aspek komposisi ... bagian-Nya begitu tanda tangan untuk lagu-lagu yang Anda dapat mendengarkan bagian Drum Ringo tanpa sisa musik dan masih mengidentifikasi lagu. "Pada tahun 2011, Rolling Stone pembaca bernama Starr drummer kelima terbesar sepanjang masa.

1940-1956: Kehidupan awal

Sebuah foto warna lusuh mencari, rumah bata merah dengan naik jendela dan pintu
Kelahiran Starr di Madryn Street, Dingle, Liverpool

Richard Starkey, Jr lahir pada 7 Juli 1940, pada 9 Madryn Street, di Dingle, Liverpool. Dia adalah satu-satunya anak dari confectioners Elsie (née Gleave) dan Richard Starkey, Sr Elsie menikmati menyanyi dan menari, hobi yang dia bersama dengan suaminya, penggemar berat dari ayunan. Sebelum kelahiran putra mereka, yang mereka dijuluki "Ritchie", pasangan ini telah menghabiskan banyak waktu luang mereka di sirkuit ballroom lokal, tapi segera setelah kelahirannya acara rutin mereka berakhir. Elsie mengadopsi pendekatan overprotective untuk meningkatkan anaknya yang berbatasan dengan fiksasi. Selanjutnya, "Big Ritchie", sebagai ayah Starkey ini dikenal, kehilangan minat dalam keluarganya, bukannya memilih untuk menghabiskan berjam-jam minum dan menari di pub, kadang-kadang selama beberapa hari berturut-turut.

Pada tahun 1944, dalam upaya untuk mengurangi biaya perumahan mereka, keluarganya pindah ke lingkungan lain di Dingle, 10 Admiral Grove; segera setelah itu, orang tuanya berpisah, dan mereka bercerai dalam tahun ini. Starkey kemudian menyatakan bahwa ia "tidak kenangan nyata" dari ayahnya, yang membuat sedikit usaha untuk ikatan dengan dia, mengunjungi sedikitnya tiga kali setelahnya. Elsie merasa sulit untuk bertahan hidup pada pembayaran tunjangan mantan suami dari tiga puluh shilling seminggu, jadi dia mengambil beberapa pekerjaan kasar membersihkan rumah sebelum mengamankan posisi sebagai pelayan bar lokal, suatu pekerjaan yang dia menikmati selama dua belas tahun.
Sebuah foto warna rumah cladded putih dan merah muda
Tinggal masa kecil Starr di 10 Admiral Grove, Dingle, Liverpool

Pada usia enam Starkey dikembangkan usus buntu. Setelah operasi usus buntu rutin ia dikontrak peritonitis, menyebabkan dia jatuh ke dalam koma yang berlangsung selama tiga hari. Kesembuhannya membentang dua belas bulan, yang ia dihabiskan jauh dari keluarganya di rumah sakit Liverpool Myrtle Anak Jalanan ini. Setelah debit Mei 1948, ibunya mengizinkannya untuk tinggal di rumah, menyebabkan dia kehilangan sekolah. Pada usia delapan, ia tetap buta huruf, dengan pemahaman yang miskin matematika. Kurangnya pendidikan memberikan kontribusi terhadap perasaan keterasingan di sekolah, yang mengakibatkan dia secara teratur membolos di Sefton Park. Setelah beberapa tahun les dua kali seminggu dari kakak pengganti dan tetangga, Marie Maguire Crawford, Starkey nyaris tertangkap hingga teman-temannya akademis, tetapi pada tahun 1953, ia dikontrak tuberkulosis dan diterima di sebuah sanatorium, di mana ia tinggal selama dua tahun. Selama tinggal staf medis membuat upaya untuk merangsang aktivitas motorik dan menghilangkan kebosanan dengan mendorong pasien mereka untuk bergabung dengan band rumah sakit, menyebabkan paparan pertamanya ke instrumen perkusi; palu darurat terbuat dari kumparan kapas yang ia gunakan untuk menyerang lemari samping tempat tidurnya. Segera setelah itu, ia menjadi semakin tertarik pada drum, menerima salinan lagu Alyn Ainsworth "Bedtime for Drums" sebagai hadiah pemulihan dari Crawford. Starkey berkomentar:. "Saya berada di band rumah sakit ... Di situlah aku benar-benar mulai bermain Aku tidak pernah menginginkan apa pun dari sana ... kakek saya memberi saya mandolin dan banjo, tapi aku tidak ingin mereka saya. kakek memberiku harmonika ... kami memiliki piano -.. tidak hanya drum "

Starkey dihadiri St Silas, Gereja Inggris sekolah dasar di dekat rumahnya di mana teman-teman sekelasnya menjulukinya "Lazarus", dan kemudian Dingle Vale Secondary sekolah modern, di mana ia menunjukkan bakat seni dan drama, serta mata pelajaran praktis termasuk mekanika. Sebagai hasil dari rumah sakit berkepanjangan, ia jatuh di belakang teman-temannya scholastically dan tidak memenuhi syarat untuk ujian kualifikasi 11-plus yang diperlukan untuk hadir di sekolah tata bahasa. Pada tanggal 17 April 1953, ibu Starkey menikahi Harry Graves, mantan Londoner yang pindah ke Liverpool setelah kegagalan pernikahan pertamanya. Graves, penggemar bersemangat musik big band dan vokalis mereka, memperkenalkan Starkey rekaman oleh Dinah Shore, Sarah Vaughan dan Billy Daniels. Graves menyatakan bahwa ia dan "Ritchie" pernah memiliki pertukaran menyenangkan di antara mereka; Starkey kemudian berkomentar: "Dia hebat ... Saya belajar kelembutan dari Harry." Setelah diperpanjang tinggal di rumah sakit setelah pemulihan Starkey ini TBC, ia tidak kembali ke sekolah, lebih memilih untuk tinggal di rumah dan mendengarkan musik sambil bermain bersama dengan mengalahkan kaleng biskuit dengan tongkat.

Beatles penulis biografi Bob Spitz menggambarkan asuhan Starkey sebagai "sebuah kronik Dickens kemalangan". Rumah di daerah itu "buruk ventilasi, perangko-perangko berukuran ... ditambal bersama-sama dengan runtuh plester dinding, dengan pintu belakang yang membuka ke kakus." Crawford berkomentar: "Seperti semua keluarga yang tinggal di Dingle, ia adalah bagian dari perjuangan yang berkelanjutan untuk bertahan hidup." Anak-anak yang tinggal di sana menghabiskan banyak waktu mereka di Princes Park, melarikan diri udara jelaga yang penuh lingkungan berbahan bakar batu bara mereka. Menambah keadaan sulit mereka, kejahatan kekerasan adalah perhatian hampir konstan untuk orang-orang yang tinggal di salah satu distrik dalam kota tertua dan paling miskin di Liverpool. Starkey kemudian berkomentar: "Kau terus kepala Anda ke bawah, mata Anda terbuka, dan Anda tidak mendapatkan dengan cara siapa pun."

Setelah pulang ke rumah-Nya dari sanatorium pada akhir 1955, Starkey memasuki angkatan kerja Inggris, tapi kurang motivasi dan disiplin, upaya awalnya di pekerjaan yang menguntungkan terbukti tidak berhasil. Dalam upaya untuk mengamankan dirinya beberapa pakaian hangat, ia sempat memegang posisi di British Rail, yang memasok karyawan mereka dengan pakaian. Mereka memberinya topi, tapi tidak ada seragam, dan tidak dapat melewati pemeriksaan fisik, dia dipecat dan tunjangan pengangguran yang diberikan. Dia kemudian menemukan pekerjaan sebagai pelayan yang melayani minuman di perahu hari itu melakukan perjalanan dari Liverpool ke North Wales, tapi rasa takutnya wajib militer ke dalam dinas militer membuatnya berhenti bekerja, tidak ingin memberikan Royal Navy kesan bahwa ia cocok untuk kerja pelaut. Pada pertengahan 1956, Graves dijamin Starkey posisi sebagai masinis magang di produsen peralatan Liverpool. Ketika bekerja di fasilitas Starkey berteman Roy Trafford, dan dua terikat atas kepentingan mereka bersama dalam musik. Trafford memperkenalkannya kepada skiffle, dan ia dengan cepat menjadi pengagum kuat. 

Paul McCartney

Sir Paul McCartney, KBE (lahir di Liverpool, Inggris, 18 Juni 1942; umur 72 tahun) merupakan penyanyi berkebangsaan Inggris. Ia terkenal sebagai salah satu personil The Beatles. Bersama John Lennon di dekade 1960an, ia membentuk partnership pencipta lagu paling sukses. Ia masih aktif bermusik dan sebagai musikus hingga kini, pendapatannya adalah salah satu yang tertinggi di Inggris. Setelah The Beatles bubar, McCartney bersama istrinya, Linda McCartney membentuk grup musik Wings yang cukup sukses di medio tahun 1970an. Setelah Wings bubar, ia bersolo karier hingga sekarang.

Pada Guinness Book of Records, McCartney tercatat sebagai musisi dan pencipta lagu tersukses sepanjang masa dengan 60 platinum dan penjualan singel 100 juta. Lagu 'Yesterday' yang ditulisnya pada tahun 1964 menjadi lagu yang paling sering dinyanyikan kembali dan diputar di radio Amerika Serikat.
McCartney juga aktif dalam kegiatan pembelaan hak hewan dan vegetarianisme, terutama dalam PETA, bersama istri dan anak-anaknya. Ia juga menulis, seperti dalam buku kumpulan puisi dan liriknya 'Blackbird Singing', dan juga seorang pelukis.

1942-1957

James Paul McCartney lahir di Walton General Hospital di Liverpool, Inggris, tanggal 18 Juni 1942. Ibunya, Mary, bekerja sebagai perawat di rumah sakit tersebut. McCartney memiliki seorang adik laki-laki, Michael, yang lahir pada tanggal 7 Januari 1944. McCartney dibaptis dalam agama Katolik Roma, namun dibesarkan tanpa pengaruh kental agama tersebut, karena ibunya seorang Katolik Roma dan ayahnya, James 'Jim' McCartney, adalah seorang Protestan yang kemudian menjadi agnostik. McCartney memiliki keturunan Irlandia.
Pada tahun 1947, ketika McCartney berusia lima tahun, ia masuk ke Stockton Wood Road Primary School, kemudian Joseph Williams Junior School, dan kemudian lulus ujian pada tahun 1953. Ia adalah salah satu dari empat orang yang lulus ujian tersebut, dengan 90 orang pendaftar, yang kemudian menempatkan dia di Liverpool Institute, institut yang cukup bergengsi di Liverpool.Ia bertemu dengan George Harrison pada bus menuju ke Institut, karena Harrison tinggal di dekatnya.
Pada tahun 1955, keluarga McCartney pindah ke Forthlin Road nomor 20 di Allerton, yang kini dimiliki oleh National Trust. Mary McCartney wafat pada tahun 1956, ketika McCartney masih berusia 14 tahun. Peristiwa ini yang kemudian membuat McCartney 'terhubung' atau 'merasa dekat' dengan John Lennon, yang ibunya wafat ketika Lennon berusia 17 tahun.
Ayah McCartney adalah seorang peniup terompet dan juga pianis, yang memimpin 'Jim Mac's Jazz Band' pada tahun 1920an, dan mendidik kedua anaknya dengan musik. Jim memiliki piano di rumahnya, dan kakek McCartney, Joe, bermain tuba. Jim pernah membelikan putranya terompet, namun ketika musik skiffle populer di Liverpool, McCartney menukarnya dengan gitar akustik Zenith..
McCartney menemukan bahwa ia kidal ketika ia terus kesulitan bermain dengan tangan kanan. McCartney menulis lagunya yang pertama 'I Lost My Little Girl' dengan gitar Zenithnya, dan menggunakan gitar ayahnya saat menulis lagu-lagu pertamanya dengan John Lennon. Ia kemudian bermain piano dan menulis 'When I'm Sixty-Four', yang kemudian menjadi salah satu lagu The Beatles di album Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band yang terkenal. Ayahnya menyarankan untuk mengambil pelajaran musik, yang dituruti oleh McCartney. Namun McCartney kemudian menyadari bahwa ia lebih mampu belajar 'dengan telinga' dan tidak pernah memperhatikan kelas musiknya.

1957-1960 : The Quarrymen & The Silver Beetles

McCartney bertemu John Lennon untuk pertama kalinya saat ia melihat Lennon dan bandnya Quarrymen tampil di Woolton, di tanggal 6 Juli 1957. Mereka pun mulai bersahabat, dan Lennon menerima McCartney dalam Quarrymen. Pada awal persahabatan mereka, bibi Lennon, Mimi Smith, tidak menyukai McCartney karena ia berasal dari kelas pekerja. Sementara, ayah McCartney berkata pada putranya bahwa Lennon akan 'membawanya pada masalah' walaupun pada akhirnya Jim McCartney mengizinkan Quarrymen berlatih di kamar depan rumahnya.
McCartney membentuk suatu partnership yang akrab dengan Lennon, dan mereka berkolaborasi dalam banyak lagu. Ia meyakinkan Lennon untuk mengizinkan Harrison bergabung dengan Quarrymen. Harrison pun bergabung sebagai lead guitarist, diikuti oleh teman Lennon, Stuart Sutcliffe di bass, yang tidak disetujui McCartney karena Sutcliffe tidak memiliki kemampuan bermusik yang baik. Hingga bulan mei tahun 1960, mereka telah mencoba beberapa nama, termasuk The Silver Beetles. Band itu menjadi The Beatles saat mereka tampil di Hamburg, pada tahun 1960.

The Beatles

Quarrymen berganti nama beberapa kali, hingga bernama 'The Beatles', nama yang konon ditemukan oleh Lennon. Allan Williams, manajer mereka saat itu, memperoleh kontrak dengan sebuah klab di Hamburg untuk band yang saat itu beranggotakan John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, Stuart Sutcliffe, dan Pete Best (drummer). Ayah McCartney ragu untuk mengizinkan McCartney yang masih remaja, hingga ia mengatakan bahwa ia akan memperoleh 2 pounds dan 10 shillings per hari. Penghasilan ini lebih dari penghasilan Jim, hingga akhirnya sang ayah mengizinkan McCartney pergi ke Hamburg.
Di Hamburg, The Beatles tampil setiap malam di klab malam yang kotor, dan tinggal bagai pengamen di penginapan kecil di dekatnya. Namun kemudian mereka dideportasi dari Hamburg, karena George Harrison masih di bawah umur untuk bekerja di sana.
Sekembalinya ke Liverpool, mereka tampil di Cavern Club. Di klab inilah The Beatles menjadi sangat terkenal di Liverpool, setiap show mereka selalu ramai dan panjang antriannya. McCartney mulai menulis lagu bersama dengan Lennon. Namun tak lama kemudian, di paruh akhir tahun 1961, The Beatles kembali ke Hamburg dan merekam 'My Bonnie' bersama Tony Sheridan. Stuart Sutcliffe memilih untuk tetap di Hamburg bersama pacarnya, Astrid Kircherr, ketika The Beatles akan pulang ke Liverpool. Maka McCartney mengambil alih bass. Beberapa bulan kemudian, Sutcliffe wafat di Hamburg karena gangguan otak.
The Beatles kembali tampil secara rutin di Cavern Club. Di klab ini, pada bulan November 1961, untuk pertama kalinya Brian Epstein menyaksikan penampilan band ini. Epstein adalah pemilik toko musik NEMS di Liverpool, yang mengenal The Beatles karena seorang pelanggannya menanyakan rekaman 'My Bonnie' yang direkam band ini bersama Tony Sheridan. Epstein terpesona melihat penampilan The Beatles, dan kemudian menjadi manajer band ini. Epstein menawarkan tape demo The Beatles ke studio-studio rekaman, dan berulang kali ditolak, seperti di Decca Records.
Akhirnya The Beatles diterima di Parlophone Records, label yang ada di bawah pengawasan EMI, dengan produsernya George Martin. Syarat yang diberikan Martin adalah mengganti drummer mereka, Best, yang dianggap kurang berkompeten. Best kemudian diganti oleh Ringo Starr (nama aslinya Richard Starkey), drummer asal Liverpool yang sebelumnay bergabung dengan Rory Storm & the Hurricanes. The Beatles meluncurkan singel 'Love Me Do' yang langsung mencapai nomor 17 di tangga lagu Inggris. Singel mereka yang kedua, 'Please Please Me', menjadi singel pertama mereka yang mencapai peringkat teratas di tangga lagu.
Kesuksesan ini terus berlanjut. Nyaris semua singel mereka mencapai peringkat teratas di tangga lagu Inggris, namun 'I Wanna Hold Your Hand' pada tahun 1964 adalah singel pertama yang berhasil menembus industri musik Amerika Serikat, sekaligus mengawali apa yang disebut sebagai 'British Invasion'. Sejak saat inilah musik The Beatles tersebar ke seluruh dunia, meraih sukses di mana-mana, terkenal di setiap penjuru. Konser mereka selalu dipadati fans yang sangat fanatik, yang mengejar-ngejar band ini ke mana pun mereka pergi. Teriakan fans membuat The Beatles bahkan tidak dapat mendengarkan suara mereka sendiri di atas panggung.
Lennon dan McCartney sendiri semakin mapan sebagai partnership penulis lagu yang amat sukses. Mereka berdua menciptakan mayoritas lagu-lagu The Beatles. Mereka biasanya membutuhkan satu atau dua jam untuk menulis sebuah lagu, dan biasanya mereka menulis di kamar hotel setelah konser, di Wimpole Street, Cavendish Avenue, atau di Kenwood (rumah John Lennon). McCartney juga menulis lagu untuk artis lain, seperti Billy J. Kramer, Cilla BLack, Badfinger, dan Mary Hopkin. Yang mungkin paling diingat publik adalah dua lagu hit yang ditulisnya untuk Peter & Gordon. Peter adalah saudara Jane Asher, pacar McCartney saat itu.
McCartney sering pergi ke klab-klab malam sendirian, menonton kabaret, makan dan berdansa hingga pukul 4. McCartney sering mendapat perlakuan istimewa ke manapun mereka berada, yang biasanya diterimanya dengan senang hati. Ia bahkan pernah menerima tawaran seorang polisi yang ingin memarkir mobil McCartney. McCartney kemudian sering mengunjungi klab judi setelah pukul 4, seperti 'The Curzon House' dan sering bertemu Brian Epstein di sana. Kemudian ia berpindah ke 'the Scotch of St. James' di 13 Masons Yard. Ia juga sering pergi ke klab 'The Bag O' Nails' di Kingly Street, di Soho, London, di mana ia bertemu Linda Eastman.
Pada tahun 1966, akhirnya The Beatles memutuskan untuk berhenti mengadakan konser. Selain karena begitu ributnya penonton sehingga musik mereka menjadi tidak terdengar jelas, musik The Beatles juga telah menjadi amat berkembang sehingga tidak dapat dimainkan secara langsung dengan teknologi pertunjukan live pada masa itu. McCartney menjadi beatle terakhir yang menyetujui usulan itu. Keputusan ini ditanggapi secara luas di dunia, yang menyangsikan kelanjutan band ini. Namun The Beatles menjawabnya dengan album Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band pada tahun 1967, yang hingga kini masih diakui banyak kalangan sebagai salah satu album terbaik sepanjang masa.
McCartney adalah beatle pertama yang ikut serta pada proyek musik di luar grup tersebut, ketika ia menulis lagu-lagu untuk film 'The Family Way' pada tahun 1966. Soundtracknya kemudian dirilis sebagai album dan memenangkan Ivor Novello Award untuk 'Lagu Tema Instrumental Terbaik', mengungguli musisi jazz ternama Mike Turner. McCartney menulis lagu dan memproduksi artis-artis lain, seperti Mary Hopkin, Badfinger, dan the Bonzo Dog Band, dan pada tahun 1966 ia diminta untuk menulis lagu untuk produksi National Theatre, As You Like It dari William Shakespeare, namun ia menolaknya.
Setelah kematian Epstein pada tahun 1967, McCartney mengambil alih kepemimpinan band itu dari Lennon. McCartney lah yang menggagas album Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band, film Magical Mystery Tour, film animasi Yellow Submarine, dan juga konsep serta pemfilman album Let It Be.
McCartney kemudian berusaha untuk meyakinkan Lennon, Harrison dan Starr untuk kembali mengadakan konser, namun ketiga anggota lain tidak menyetujuinya. Walaupun Lennon telah meninggalkan grup itu di bulan September 1969, dan Harrison serta Starkey telah meninggalkan grup itu beberapa kali, McCartney adalah orang pertama yang mengumumkan pada publik bubarnya The Beatles di tanggal 10 April 1970 - seminggu sebelum merilis album solonya, McCartney. McCartney mengajukan tuntutan hukum di tanggal 31 Desember 1970, menuntut pembubaran partnership The Beatles secara legal oleh pengadilan Inggris.